ketika setiap kata yg saya susun berbentuk nama kamu
saya mulai berani menjalani hari dengan kepala tidak tertunduk lagi
cerita 4 tahun ku sudah ku tutup
bahkan ku hanyutkan cerita itu ke samudera
aku membiarkan mataku untuk membiasakan diri melihat kata yg tersusun atas namamu
kau memintaku beberapa kali
tak pernah ku iya kan, karena aku masih berusaha untuk bangkit dari kisah kelamku nan panjang
ketika keadaanku memasuki kata normal
aku lihat mataku sudah mulai terbiasa dgn namamu
sekarang aku biasakan tanganku untuk menulis kata yg tersusun atas namamu
tanganku sudah lihai dgn kata kata itu
aku biarkan otakku menyimpan memory tentang km
tentang kata yg tersusun atas namamu
otakkupun menerima memory tentangmu
aku mulai beranjak membiasakan mulutku untuk ngucapkan kata yg tersusun atas namamu
tak terasa ucapaku sudah fasih
saat mataku, tanganku, otakku dan mulutku menerima
aku rentangkan sajjad coklat yg bertuliskan ALLAH
ku minta kepada Sang Maha Besar
ku minta keyakinan atas kamu.
saat pagi itu menyapa
aku bertambah yakin untuk kata yg tersusun atas namamu itu
aku terima km dikehidupanku
aku terima km dengan janjimu
" sekarang kamu tanggung jawabku " kata itu mengambil keyakinanku penuh
aku cuma bisa berharap yg terbaik ketika kamu membantu aku menuliskan cerita ini
hari berganti bulan
cobaan ku coba terima dengan lapang dada
kesempatan keduapun telah ku beri
indah
senyum
air mata
mungkin itu biasa
harapan harapanku tentang cerita yg kita tulis mungkin terlalu berlebihan
saat ini
aku seperti terhempas ke sudut
sudut dimana dulu aku juga pernah tempati
aku membaca tulisanmu bersama yg lain
tulisan yg begitu indah
tulisan yg tulis
tulisan yg kau jaga tintanya
tulisan yg tak bisa kita tulis berdua
takkanku tertatih
mataku tak mampu terbuka
otakku tak mampu mengingat
dan mulutku seketika membisu
tak sadar
ada air yg mengalir diwajahku
aku berkaca
aku bodoh
aku tak peka
aku tidak dapat menangkap perasaanmu
kamu bohongi aku
kamu tidak mau menulis cerita bersamaku
tulisan yg kamu tulis itu cuma kepura-puraan km
aku tersentak sejenak
aku lupa akan sesuatu ketika aku menerima mu
aku terima km dikehidupanku
aku terima km dengan cerita lalumu
aku terima km dengan kekurangamu
aku terima km untuk menjaga tulisanku
aku terlupa
saat aku terima seseorang baru dikehidupanku untuk mejaga
aku juga harus tau kalau dia bisa dengan sepenuhnya
memporak porandakan tulisanku.
*ini semua untuk km yg memintaku 2 desember.
saya hanya bisa berdoa, semoga tulisan kalian berakhir ke penerbit
satu pesan saya.
semua orang tau mana tulisan yg tulus mana yg hanya kamuflase
Senin, 29 April 2013
Langganan:
Postingan (Atom)
